Banyak orang notice beberapa iklan dengan tawaran berbagai kerja remote sebagai model web muncul di kebanyakan bus kota dan angkot. Intinya jelas – kerja aman buat cewek di atas 18 tanpa investasi finansial dan jadwal bebas. Bayangin lagi macet parah di Jakarta, naik TransJakarta, tiba-tiba mata lo tertarik sama stiker gede di jendela: "Kerja dari rumah, penghasilan dolar, cewek 18+ welcome!" Langsung penasaran, kan? Apalagi di sampingnya ada foto cewek cantik lagi senyum manis, bikin penumpang pada lirik-lirik sambil mikir, "Wah, ini beneran atau jebakan batman?"
Iklan Lowongan Model Chat yang Tersembunyi
Nama situs yang diiklankan dan cara penyajian permintaan menyiratkan bahwa kerja ini gak ada hubungannya sama copyright atau network marketing. Pas buka situsnya, seluruh kebenaran terungkap – cewek telanjang undang kamu jadi model obrolan webcam dan dapet uang bagus. Kayaknya buat dapet kerja di situs seperti itu, gak perlu kasih data pribadi, tapi perusahaan yang iklan situsnya di angkot dekati rekrutmen personel dengan sangat hati-hati dan teliti. Misalnya, pas daftar, kamu harus masukin beberapa data kamu dan kirim dua foto kualitas bagus: foto paspor dan foto dengan paspor terpisah. Di era sekarang, pas orang lagi pada cari side hustle karena harga bbm naik dan kemacetan bikin capek, iklan seperti ini langsung nyantol di mata. Apalagi di angkot yang penuh sama ibu-ibu, bapak-bapak, dan anak muda lagi scroll HP – tiba-tiba ada stiker "Kerja santai dari rumah, gaji dolar!" Langsung pada foto-foto diam-diam, kan? Ada yang senyum-senyum sendiri, ada yang bisik-bisik sama temen sebelah, "Itu beneran apa bohongan ya?" Tambahin joke: "Kenapa iklan model webcam di bus? Karena di situ penumpangnya lagi bosen macet, langsung pengen 'jalan' lain!" Haha, tapi serius, ini bikin orang mikir – aman gak sih kerja gini di Indonesia yang budayanya masih malu-malu kucing?
Artistry dan Kreativitas Selamat Datang
Selain data pribadi, undangan ini menyimpulkan berikut. Model harus cukup artistik dan kreatif, santai dan banyak senyum. Ketepatan waktu dan karismanya, minimal, gak boleh ada pertanyaan, karena penghasilannya langsung tergantung ini. Prinsipnya, gak ada salahnya, tapi gak sepenuhnya jelas kenapa ini harus dilakukan di bus kota?! Di kota-kota besar kayak Surabaya atau Bandung, angkot dan bus jadi tempat iklan murah meriah – dari obat kuat sampe lowongan kerja. Tapi yang ini beda, bro. Langsung nyentuh topik yang masih tabu di banyak keluarga Indonesia. Bayangin ibu-ibu lagi baca iklan itu, terus bisik ke temennya, "Itu kerja apa sih, kok foto ceweknya gitu?" Sementara anak muda pada langsung search situsnya di HP – penasaran banget! Tambahin cerita: seperti lagi naik angkot di Jogja, tiba-tiba lihat stiker "Kerja dari rumah, gaji tinggi, cewek welcome" – langsung pada foto-foto, ada yang ketawa, ada yang pura-pura gak lihat, tapi dalam hati pasti mikir, "Wah, zaman sekarang apa aja dijual di angkutan umum ya?"